SERANG – Pengurus Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Daerah (Mabisakoda) dan Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (Pinsakoda) Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Provinsi Banten periode 2026-2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Kantor Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Selasa (23/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi SAKO Pramuka SIT Banten karena menandai pengakuan dan pengukuhan resmi dari Kwarda Banten sebagai bagian dari keluarga besar Gerakan Pramuka di Provinsi Banten.
Ketua Pinsakoda SAKO Pramuka SIT Banten, Luky Saputra, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan tersebut. Menurutnya, proses pengukuhan berjalan lebih cepat dari yang dibayangkan setelah pihaknya melakukan silaturahmi dengan Ketua Kwarda Banten beberapa waktu lalu.
"Kami awalnya hanya datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Kwarda Banten yang baru dilantik. Sekaligus memperkenalkan kepengurusan Pinsakoda dan Mabisakoda yang baru terbentuk pada awal tahun ini. Alhamdulillah, hari ini kami resmi dikukuhkan," ujar Luky.
Ia menjelaskan bahwa SAKO Pramuka SIT merupakan bagian dari Gerakan Pramuka yang memiliki dasar hukum kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, hingga petunjuk penyelenggaraan satuan komunitas.
Menurut Luky, pengukuhan tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan yang selama ini muncul di kalangan pembina dan anggota terkait keberadaan SAKO Pramuka SIT.
"Mulai hari ini kami merasa semakin diakui sebagai bagian dari keluarga besar Kwarda Banten. Tidak ada lagi istilah anak tiri. Kami adalah bagian dari Gerakan Pramuka yang memiliki landasan hukum yang jelas dan kuat," tegasnya.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat melalui berbagai program kolaboratif antara SAKO Pramuka SIT dan Kwarda Banten.
Saat ini, kata Luky, telah terbentuk lima Satuan Komunitas Cabang (Sakocab) di wilayah Banten dan pihaknya menargetkan seluruh kepengurusan tingkat kabupaten/kota dapat terbentuk dan dilantik pada tahun 2026.
"Target kami tahun ini seluruh kepengurusan Pinsakocab di kabupaten dan kota sudah terbentuk dan dilantik. Dengan begitu pembinaan kepramukaan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu semakin terorganisasi dan berkembang," katanya.
Sementara itu, Ketua Mabisakoda SAKO Pramuka SIT Banten, Kuserin, menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, nilai-nilai kehidupan seperti kemandirian, tanggung jawab, kerja keras, hingga nasionalisme menjadi bagian penting yang diajarkan dalam pendidikan kepramukaan.
"Kami di lingkungan sekolah SIT ingin Gerakan Pramuka semakin kuat dan syiarnya semakin terlihat. Karena banyak nilai kehidupan yang diajarkan melalui Pramuka, mulai dari kemandirian, tanggung jawab, kerja keras hingga nasionalisme," ujarnya.
Kuserin juga mengungkapkan bahwa SAKO Pramuka SIT akan melaksanakan Kemah Nasional (Kemnas) VI dalam waktu dekat. Ia berharap pelantikan tersebut menjadi semangat baru bagi seluruh anggota untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi Gerakan Pramuka.
"Ini menjadi momentum kebangkitan bagi kami. Hari ini adalah hari yang bersejarah karena kami resmi dilantik oleh Kwarda Banten," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten, Suwaib Amiruddin, menyambut baik bergabungnya SAKO Pramuka SIT sebagai bagian dari keluarga besar Pramuka Banten.
Ia menegaskan bahwa Kwarda Banten terbuka untuk seluruh elemen Gerakan Pramuka dan siap menjadi rumah bersama bagi seluruh satuan komunitas.
"Kalau kita menganggap ini rumah bersama, maka kita harus merawat dan membenahinya bersama-sama. Kwarda adalah rumah kita semua dan harus dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang membangun Gerakan Pramuka," ujar Suwaib.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk aktif mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa melalui kegiatan kepramukaan, termasuk mendukung program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan yang menjadi fokus Kwarda Banten pada periode kepengurusannya.
Selain itu, Suwaib memastikan Kwarda Banten siap mendukung proses pembentukan dan pelantikan kepengurusan SAKO Pramuka SIT di tingkat kabupaten dan kota agar organisasi tersebut semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, saya berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta menghadirkan program-program yang berdampak bagi generasi muda Banten," pungkasnya.
Pelantikan Mabisakoda dan Pinsakoda SAKO Pramuka SIT Banten periode 2026-2031 ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi SAKO Pramuka SIT sekaligus memperluas kontribusinya dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Provinsi Banten.